Sukseskan Program Pemutihan Pajak, Samsat OKU 1 Lakukan Ini

Foto : tim Samsat OKU 1 mendatangi salah satu perusahaan untuk mensosialisasikan program pemutihan pajak.Foto : ist

Okes.co.id, OKU – Sejak di berlakukannya surat edaran gubernur Sumatera Selatan terkait pemutihan pajak kendaraan beemotor pada 1 Oktober hingga 31 Desember 2021, UPTB Samsat OKU 1 Baturaja gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat. Hal tersebut di lakukan guna memaksimalkan program ynag di canangkan gubernur sumsel H herman Deru di 3 tahun kepemimpinan nya.

Seperti di sampaikan Kepala UPTB Samsat OKU 1 Baturaja Humaniora Basili Basmark SE M.Si (11/10), sosialiasi tersebut dilakukan untuk memaksimalkan pelaksanaan program pemutihan atau program pembebasan pajak kendaraan bermotor progresif dan penghapusan sanksi administrasi denda bunga pajak kendaraan bermotor serta denda bunga bea balik nama kendaraan bermotor.

“Beberapa hari ini kita rutin melakukan sosialisasi ke masyarakat. Tim kita terjunkan langsung untuk memberi himbauan kepada masyarakat agar masyarakat yang bel.mengetahui program ini bisa ikut ambil bagian dalam melunasi pajka kendaraan nya,” Ucap Belly.

Dikatakan Belly, selain mendatangi rumah warga dan perusahaan untuk melakukan sosialisasi secara langsung, sosialisasi juga dilakukan tim Samsat OKU 1 melalui media online, media sosial serta radio.

“Ada 8 orang yang kita bagi menjadi dua tim untuk melakukan sosialisasi, hari ini (11/10) kita juga melakukan sosialisasi melalui radio,” ungkapnya.

Menurut Belly, program pemutihan pajak kendaraan ini dilaksanakan selama tiga bulan yakni dimulai sejak 1 Oktober hingga 31 Desember 2021 mendatang, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya.

“Ini salah satu bentuk perhatian dari Gubernur sumatera selatan H Herman Deru kepada masyarakat, pemutihan pajak ini untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi covid 19,” ujarnya.

Disinggung masalah target dalam program pemutihan ini, Belly menargetkan seluruh masyarakat yang menunggak pajak dapat menyelesaikan tunggakan pajak tersebut dalam program ini.

“untuk tahun ini target kita untuk PKB Rp 29 milyar, BBN Rp 29 Milyar, totalnya Rp 58 Milyar, hingga saat ini untuk target PKB sudah mencapai 78 % sedangkan BBN suah mencapai 67 %, kita optimis hingga akhir tahun nanti ditambah dengan adanya program pemutihan ini target bisa tercapai 100 %,”tutupnya (Lee).