Organisasi Jangan Jadikan Ladang Bisnis

okes.co.id, OKU – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU H Teddy Meilwansyah S.STP MM MPd melantik pengurus Kelompok Kerja Guru (KKG) Kabupaten OKU masa bakti 2021 – 2023 di aula Gedung Serbaguna SKB Baturaja, 17 September 2021.

Dalam sambutannya, H Teddy Meilwansyah, mengingatkan, agar Ketua dan Pengurus KKG Kabupaten OKU masa bakti 2021 – 2023 untuk dapat lebih meningkatkan kinerjanya sebagai perpanjangantangan Disdik Kabupaten OKU di bidang kurikulum dan evaluasi Disdik OKU. “KKG itu salah satu model peningkatan kompetensi pembelajaran para guru, wadah bertukar pikiran, berbagi informasi dan pengetahuan/pengalaman,” ucap mantan Pj Bupati Muaraenim ini.

Untuk itu, Teddy meminta kepada pengurus yang telah dilantik agar menjalankan amanah dengan baik serta penuh tanggung jawab. “Tingkatkan semangat etos kerja dalam meningkatkan kualitas serta kuantitas pendidikan di Kabupaten OKU,” tukas Teddy.

Dikatakan Teddy, bahwa organisasi ini bukan sebagai ladang untuk mencari penghasilan. “Organisasi itu kalau untuk mencari amal ibadah iya, mensejahterakan anggotanya iya, untuk membesarkan organisasi iya. Tapi bukan untuk ladang “bisnis”, dan pak Ketua harus mempunyai komitmen yang kuat bersama pengurus yang lainnya. Kalau tidak, organisasi ini akan jalan ditempat,” tukas Teddy.

Kepada Kepala Sekolah, lanjut Teddy, jangan menganggap KKG Kabupaten OKU sebagai rival, namun jadikan KKG sebagai partner dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten OKU. “Tolong diberi keleluasaan kepada seluruh anggota KKG untuk mereka kalau ada kegiatan – kegiatan,” ucap Teddy.

Teddy juga meminta para guru – guru di Kabupaten OKU untuk melek teknologi alias kangan gaptek – gagap teknologi. Pasalnya, di era sekarang ini menjadi tantangan bagi guru sangat luar biasa. “Tidak boleh guru – guru gaptek. Tidak mungkin, pintarlah muridnya daripada guru untuk IT maupun gadget,” tukas Teddy.

Ditambahkan Teddy, dunia IT merupakan hal yang lumrah bagi anak – anak sekarang. Makanya perkaya diri bapak ibu guru dengan pengetahuan teknologi, jangan malas dan harus ada kelebihan. “Agar berwibawa dihadapan para murid, kalau kita minta maaf pintarlah murid dari pada guru wibawa kita hilang dan kita diremehkan oleh murid – murid kita,” pungkas Teddy.

Ketua KKG Kabupaten OKU, Semaun Naidu MPd, mengatakan, bahwa yang tadinya KKG hanya ada pada tingkat kecamatan untuk menjadi perpanjangan tangan Dinas Pendidikan Kabupaten OKI, maka dibentuk untuk KKG tingkat Kabupaten. “Dengan dibentuknya KKG ini nantinya selain jadi perpanjangantangan Disdik Kabupaten OKU agar lebih cepat dan efektif,” ucap Semaun Naidu.

Selain itu, lanjut Semaun, KKG Kabupaten OKU nantinya dapat menyampaikan ke KKG ditingkat kecamatan yang bersifat informasi – informasi kemudian yang menjadi kebijakan – kebijakan di bidang pendidikan yang menjadi tugas KKG tingkat Kabupaten. “Kita juga berharap dengan adanya KKG ini juga dapat motivator bagi guru – guru untuk belajar, karena guru – guru itukan harus senantiasa belajar. Kemudian akses terutama informasi tentang pendidikan dari Disdik kabupaten dapat tersampaikan kesemua yang terkait di kecamatan – kecamatan,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten OKU, Alfarizi SE Ak MPd yang juga membacakan SK Pengurus KKG Kabupaten OKU. Selain itu, turut dihadiri Kabid Pembinaan PAUD, Ahmad Azhar S.STP MM, Kabid Pembinaan SD, Subri MPd MSi, Kabid Pembinaan SMP, M Darojatun SE ME, Kabid PTK, Hj Asnilawati SE serta tamu undangan lainnya. (jpn)