Mahasiswa Unmaha Baturaja Ikut PKM

MOU : Penyerahan MoU UNMAHA Baturaja dengan Kepala Desa dalam kegiatan PKM. Foto : ist

OKES.CO.ID, OKU – Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan sebuah kegiatan rutin dan perlu dilakukan mahasiswa dalam menerapkan dan mengamalkan ilmu pengetahuan, keterampilan, teknologi, dan kegiatan lainnya yang didapat dari kampus kepada masyarakat, sebelum terjun langsung ke masyarakat. Sehingga terjadi sinergi dan hubungan yang baik antar mereka.

Sebelumnya, PKM mahasiswa Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) Baturaja dilaksanakan di obyek wisata Negeri Diatas Awan Pekon Negeri Ratu, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat 22 – 23 September 2021 yang lalu.

“Alhamdulilah berjalan dengan baik dan lancar tanpa hambatan. Jarak tempuh yang cukup jauh dilakukan dengan menggunakan bus. Selain mahasiswa, ikut juga beberapa dosen dan karyawan mendampingi kegiatan ini, sehingga lebih fokus dan tepat, serta bermanfaat,” ungkap Hendrayudi M.Kom, Kepala kantor psdku unmaha baturaja didampingi Muhajir Arafat, M.Kom Ketua Pelaksana PKM 2021.

Hendrayudi mengatakan bahwa rombongan mahasiswa, dosen dan pegawai yang berjumlah sekita 100 orang disambut Herpin Adya, Peratin Pekon (Kepala Desa) dan perangkatnya. Dimana mereka memimpin dan memberi arahan tentang kegiatan unmaha Baturaja di daerahnya.

“Hasil dari pertemuan tersebut dibuatlah kesepakatan Memorandum of Understanding (MOU) yang ditandatangani bersama. MOU tersebut memberi manfaat bagi masyarakat dan mahasiswa. MOU dilakukan kedua belah pihak dengan mengikatkan diri dalam kesepakatan bersama pemanfaatan teknologi informasi sebagai media pemasaran untuk meningkatkan brandawareness objek wisata Negeri Diatas Awan Bawang Bakung yang akan dilakukan oleh mahasiswa unmaha Baturaja seperti pembuatan website dan bentuk promosi digital lainnya,” jelasnya.

Setelah selesai melakukan MOU, unmaha Baturaja langsung meninjau obyek wisata tersebut sebagai bagian dari program peningkatan pelayanan promosi melalui teknologi informasi digital.

“Selain itu kita meminta kepada mahasiswa untuk melihat dan menyaksikan, membuat laporan dan mengabadikan moment tersebut untuk menjadi bahan penting yang nantinya akan digunakansebagai laporan PKM mahasiswa setelah kembali ke kampus. Dan tentunya akan menjadi content dari tujuan yang disepakati dalam MOU untuk membantu promosi obyek wisata tersebut dengan memanfaatkan teknologi informasi digital,” ujar Hendrayudi.(jpn)