Kelabui Polisi, Pembunuh Ini Ganti Nama dan Menetap di Palembang

Tersangka Redi (tengah) setelah diamankan polisi. Foto : linggaupos.co.id

MURATARA – Agar identitasnya tidak diketahui polisi, Redi mengubah identitasnya. Pria 44 tahun tersebut merupakan seorang pembunuh. Ia merupakan warga Desa Air Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Selama enam tahun kabur, ia ditetapkan sebagai buronan. Di pelariannya, Redi mengganti namanya menjadi Riswandi untuk mengelabui polisi. Dari Muratara, ia menetap di Palembang, tepatnya di Jl Rama Raya, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan AAL, Kota Palembang.

Tersangka yang sehari-hari bekerja servis elektronik. Tersangka sendiri ditangkap petugas Polsek Rawas Ilir, Kamis (13/1/2022) sekitar pukul 20.00 WIB.

Menurut Plt Kapolres Muratara, AKBP Andi Baso melalui Kapolsek Rawas Ilir Iptu MA Karim, Redi buron dalam kasus pembunuhan pada 31 Juli 2016.

Korbannya adalah Desrian Solihon. Ia dikeroyok oleh Redi dan Burnazar alias Jabur (sudah dihukum). Keduanya memukul dan menikam menggunakan senjata tajam secara bersama-sama hingga Desrian tewas mengenaskan.

“Setelah buron enam tahun, kami dapatkan informasi keberadaan pelaku,” jelas Kapolsek.

Dipimpin Kapolsek dan dibantu petugas Polsek Sukarami berhasil mengamankan tersangka di kediamannya.

“Selama dalam pelarian pelaku mengubah indentitas menjadi nama Riswandi dan pekerjaan sehari-hari sebagai service elektronik,” tambah Kapolsek. Tersangka dijelaskan Kapolsek diancam dengan pasal 170 dan 338 KUHP. (seg)