Kasus Mafia Tanah Nirina Zubir, Polisi Akan Cecar 2 Notaris

Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Yusri Yunus memimpin konferensi pers kasus mafia tanah yang merampas aset ibu Nirina Zubir. (Sabik Aji Taufan/ JawaPos.com)

OKES.CO.ID – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) tengah mengembangkan kasus mafia tanah yang menimpa artis Nirina Zubir. Penyidik telah merencanakan akan memeriksa 2 orang notaris dan pejabat pembuat akta tanah yang memalsukan sertifikat tanah milik korban.

Kasubdit Harda Direskrimum Polda Metro Jaya AKBP Petrus Silalahi mengatakan, kedua notaris tersebut yakni Ina Rosaina dan Edwin Ridwan. Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

“Pemeriksaan sampai pada Senin, pekan depan. Kami menganalisa patut dan wajar ya sudah kami tunda pemeriksaan sampai pada hari Senin gitu,” kata Petrus kepada wartawan, Sabtu (20/11).

Meski begitu, Petrus belum dapat memastikan apakah keduanya akan dilakukan penahanan seperti tiga tersangka lainnya. Penyidik akan membuat pertimbangan sebelum membuat keputusan. “Akan melihat unsur subyektif dan obyektif dalam penahanan kedua tersangka,” jelasnya.

Sebelumnya, 6 aset milik mendiang ibunda Nirina Zubir telah diambil secara ilegal oleh asisten rumah tangganya yang merupakan pasangan suami-istri, RK dan E. Akibat hal tersebut, istri dari Ernest Cokelat dan saudara-saudaranya mengalami kerugian mencapai Rp 17 miliar.