Curi Mesin Potong Rumput, Edi Dibekuk Di Way Kanan

Tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolres OKU


OKES.CO.ID, OKUTIMUR – Residivis kambuhan Edi Suranto (28), warga Desa Bangsa Negara, Kecamatan Belitang Madang Raya tak berkutik setelah dibekuk jajaran Polsek Madang Suku I di Desa Tanjung Raja Giham, Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung.

Tersangka d!tangkap lantaran melakukan Pencurian Dengan Pemberatan (Curat) alat pemotong rumput milik Murdi (31), warga Desa Tugu Mulyo, Kecamatan Belitang Madang Raya sesuai LP-B/16/IX/2021/ SUMSEL/OKUT/SEK MDS I, tanggal 17 September 2021.

Informasi dari pihak kepolisian menyebutkan, kejadian Pencurian Dengan Pemberatan itu terjadi Sabtu (4/9/2021) sekitar pukul 5.00 WIB.

Saat itu korban keluar dari rumah melalui pintu belakang.

Kemudian korban melihah mesin pemotong rumput yang biasa diletakkan dekat pintu dapur belakang sudah tidak ada lagi.

“Korban menanyakan pada istrinya keberadaan mesin pemotong rumput itu, namun tidak mengetahuinya,” kata Kapolsek Madang Suku I AKP Rama Yudha melalui Kasi Humas Edi Arianto, Sabtu (18/9/2021).

Berdasarkan informasi dari tetangga, kata Kasi Humas, mesin pemotong rumput milik korban d!curi tersangka yang saat ini keberadaanya di
Desa Tanjung Raja Giham, Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung.

“Mendapatkan laporan itu akhirnya korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Madang Suku I. Dengan kerugian Rp3 juta rupiah,” jelasnya.


Mendapatkan laporan dari korban, lanjut Kasi Humas, anggota Polsek Madang Suku I langsung menuju lokasi tempat persembunyian tersangka di Desa Tanjung Raja Giham, Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan. Provinsi Lampung.

“Berkat kerja keras yang baik tersangka berhasil kita tangkap tanpa perlawanan bersama barang bukti,” tegasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Madang Suku I untuk proses lebih lanjut.

“Dari hasil penyelidikan sementara tersangka ini merupakan residivis dalam kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan sudah menjalani hukuman di Lapas Martapura dan telah bebas pada 2017 lalu. Dan saat ini kembali merulah,” pungkasnya. (clau/okutimurpos.com)