Harga Naik, Permintaan Batu Bata Meningkat

Pengrajin batu bata yang ada di dusun Air Klutum Desa Battuwinangun. Foto: Gunawan/OKES.CO.ID

OKES.CO.ID, LUBUK RAJA – Beberapa bulan terakhir, permintaan batu bata merah meningkat, harga batu bata juga mengalami kenaikan. Namun, pengrajin batu bata merah yang ada di Dusun Air Klutum, Desa Battuwinangun belum mampu memenuhi permintaan konsumen. Pasalnya produksi batu bata di Dusun ini masih terbatas.

Untuk memenuhi permintaan pasar, pengrajin harus mengambil batu bata dari pengrajin di OKU Timur. ” beberapa pekan ini, permintaan batu bata meningkat di bandingkan bulan lalu ” ucap Muksin, salah satu pengrajin batu bata yang ada di dusun air Klutum, (19/7).

Untuk harga mengalami kenaikan, dari awalnya Rp450 per Buah menjadi Rp500 Per Buah. Di Desa Air Klutum terdapat 25 bangsal. Jika satu bangsal mampu memproduksi 30 Ribu batu bata, maka permintaan pasar akan terpenuhi tanpa harus memasok dai OKU Timur.  “Sampai saat ini belum bisa mencukupi untuk jumlah sebanyak itu, karena pengrajin masih mencetak dengan manual belum menggunakan mesin,” beber Muksin.

Ia juga mengatakan, meningkatnya permintaan batu bata ini disebabkan banyak masyarakat yang membangun rumah. “ karena masyarakat percaya dalam beberapa bulan ini adalah bulan yang baik untuk membangun rumah,” pungkasnya (gun)