5 Mahasiswa Unbara Mengikuti PKM-K dari Kemendikbud

Kreatifitas : Para mahasiswa Yang menjual Es krim kulit lemon. Foto : JEKI OKES.CO.ID

OKES.CO.ID, BATURAJA – Program Kreativitas Mahasiswa atau PKM adalah sebuah wadah/ajang bagi mahasiswa Indonesia untuk menyalurkan potensi yang dimiliki selama perkuliahan kepada masyarakat luas, agar kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian serta memperkaya budaya nasional.PKM dikelompokan menjadi 3, yaitu PKM 5 Bidang terdiri dari PKM-R, PKM-K, PKM-PM, PKM-PI dan PKM-KC, ke 2 yaitu PKM-Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK), yang terakhir PKM-AI dan PKM-GT. Nah tidak ketinggalan 5 mahasiswa Universitas Baturaja (unbara) mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa – Kewirausahaan (PKM-K) dari kemendikbud – direktorat Belmawa. Nazipawati SE MSi selaku dosen pendamping PKM – K 2021 unbara mengatakan bahwa PKM-K ini di tawarkan ke universitas di bawah bidang kemahasiwan. “Jadi kemarin kita tawarkan ke mahasiswa dan ternyata berminat, apalagi PKM-K ini mengusung kreatifitas mahasiswa. Ada beberapa yang mengikuti, Alhamdulillah tim dari kita diterima. Sehingga pelaksanaan PKM-K ini akan di danau oleh kemendikbud,” jelasnya.

Menurut Nazipawati sesuai dengan usulan dan mereka membuat es krim kulit lemon bahan dasarnya, “Jadi mereka mencari sesuatu yang belum ada atau jarang ditemukan. Makanya mereka membuat es krim dengan menggunakan bahan dasar kulit jeruk. Program ini sangat bagus sekali, karena tujuannya memotivasi dan membuka peluang bagi mahasiswa untuk menghasilkan karya yang kreatif dan inovatif sebagai bekal berwirausaha sebelum maupun setelah menyelesaikan kuliah,” pungkasnya.

Adapun ke 5 mahasiswa tersebut yaitu Bella Dinda Pamela, Cindy Claudia Pitaloka dan Riska Mayasari dari Prodi Ekonomi Pembangunan, Muhammad Rizky Fernando dan Jodi Morgan dari prodi Ilmu komunikasi. Mereka sempat mencoba yang lain tapi tidak cocok. “Awalnya kita buat es krim menggunakan bahan dasarnya daun kelor, tapi ketika cek dan browsing sudah banyak memakai inovasi itu. Dan terpikir kulit lemon, biasanya kulit lemon jarang dipakai. Sempat kesusahan karena kulit lemon tidak ada yang menjual, jadi terpaksa kita beli buahnya. Pembuatan eskrim cari di youtube, selain itu juga kita mencari tau gimana caranya agar rasanya biar tidak pahit. Setelah di uji coba sampai 5 kali baru rasanya pas,” ujar Bella yang juga merupakan ketua tim.

Nah selain itu hasilnya ini kita baru bisa di pasarkan, dimana per cupnya ini di banderol Rp5000 dengan toping cokelat dan roti. “Karena masih belum ada yang menjual es krim kulit lemon, kita pernah dalam 1 hari itu 51 cup. Dan itu sempat kaget, dan ini baru seminggu kita jual. Ohya bagi yang ingin mencoba silahkan langsung kunjungi di Simpang 4 sukaraya,” jelasnya.

Meskipun PKM-K ini nanti cuma berjalan 2 bulan Bella dan kawan – kawan tetap akan meneruskannya. “Jadi kita tidak akan stop disini saja, insha allah akan di lanjutkan. Karena usaha ini sudah berjalan dan terbentuk makanya kami ingin meneruskan kegiatan ini. Selain itu sudah mulai banyak yang beli es krim kulit jeruk lemon ini,” ujarnya.(jr8)